6 Realita yang Membuat Kamu Ragu, Ingin Resign Tapi Belum Dapat Pekerjaan Baru

0 Comments
6 Realita yang Membuat Kamu Ragu, Ingin Resign Tapi Belum Dapat Pekerjaan Baru
6 Realita yang Membuat Kamu Ragu, Ingin Resign Tapi Belum Dapat Pekerjaan Baru
Lulus kuliah dan langsung mendapat pekerjaan, jelas jadi kehormatan hati tersendiri. Apalagi kegiatan yang anda dapat itu, salah satu khayalan terbesarmu semenjak lama. Namun bekerja tidak sepenuhnya membuatmu merasa bahagia dan nyaman sebab realita di dalamnya. Bos yang super menuntut, klien yang demanding, masa-masa kerja yang tak manusiawi sampai hal-hal beda yang buatmu tak hendak berlama-lama bekerja di sana. Pilihan guna resign juga selalu mengisi pikiran.

Saat bakal resign sebab tak kerasan bekerja, dilema juga kerap anda alami. Apalagi saat kamu hendak resign tetapi belum mendapat kegiatan pengganti. Ragu-ragu bakal kelanjutan masa depanmu juga seakan mengganjal kemauan untuk segera cabut dari kantor. Untukmu yang merasakan hal ini, tentu dilema-dilema inilah ini pernah anda rasakan ketika akan menyimpulkan kontrak kerja.

1. Suasana kantor yang tak nyaman buatmu hendak segera keluar. Namun cari kerja bareng ribuan pesaing belum siap anda lakukan


Rasa-rasa tak nyaman dengan lingkungan kantor lah yang menjadi penyebab anda semakin ini pergi dari sana. Selalu terdapat hal-hal yang menurutmu tidak adil dan memberatkan di sana. Tapi sayangnya fakta resign tak semudah membalik telapak tangan. Semakin dipikirkan terdapat saja yang mengganjal niatmu, dan salah satunya fakta bila resign membuatmu mesti berubah menjadi pencari kerja. Kamu kembali berlomba dengan ribuan orang yang dapat saja lebih kompeten dari kamu. Diam-diam kekhawatiran tersebut yang membuatmu tak siap guna melepas kegiatan yang sekarang.

2. Tanggungan seperti angsuran motor sampai duit kontrak lokasi tinggal menjadi dilema. Kalau anda menganggur, kemudian siapa yang bakal membayarnya?


Berhenti kerja berarti berhenti pula pemasukan bulananmu. Kalau nggak terdapat pemasukan sesudah bekerja, kemudian bagaimana anda akan mencukupi keperluan sehari-hari. Mungkin duit tabunganmu dapat membuatmu bertahan hingga sejumlah bulan kedepan. Tapi bagaimana dengan hal yang beda seperti angsuran motor, tagihan kartu kredit, bayar KPR sampai memuaskan hasratmu untuk melakukan pembelian barang atau jalan-jalan? Betapa tidak sedikit tanggungan yang mesti anda pikirkan sebelum kesudahannya yakin dengan keputusan resignmu itu.

3. Saat anda jadi satu-satunya tulang punggung keluarga, bagaimana pun dengan nasib serta perasaan orangtua dan adik-adikmu?



Di samping tanggungan pribadi, kadang kamu pun punya tanggungan dengan orangtua atau keluarga. Terlebih andai kamu adalahsatu-satunya tulang punggung dalam keluarga. Kelangsungan hidup keluargamu secara nggak langsung bakal terpengaruh keputusanmu guna resign itu. Karena belum dapat kegiatan pengganti anda pun kesudahannya merasa malu sendiri bilamana nanti tak dapat memenuhi keperluan mereka.

Kak bayar duit kuliah, kak.

Nak, listrik belum ditunaikan ya bulan ini?

Biaya penyembuhan ayah gimana kak?

4. Perkara gaji, akankah kegiatan yang baru dapat memberi dengan jumlah yang sama atau lebih tinggi?


Ketidaknyamanan dalam pekerjaanmu kini memang buatmu tak betah. Namun setelah anda pikir-pikir ternyata masih ada sejumlah hal yang barangkali tak akan anda dapatkan dari kegiatan lain, laksana gaji. Belum pasti di pekerjaanmu yang baru nanti, kamu dapat menerima gaji dengan nominal laksana ini. Keseimbangan hidupmu pun bakal terancam andai kamu buru-buru mengambil tahapan resign tanpa mempertimbangkan hal-hal ini.

5. Mau bertahan tidak banyak lebih lama seraya cari kegiatan pengganti, namun sayang rasa muakmu dengan kegiatan ini telah tak dapat ditoleransi


Karena belum punya pegangan baru, anda pun bercita-cita bisa sejenak bertahan pada kegiatan yang sekarang. Inginmu anda dapat kegiatan baru dulu baru dapat melepaskan kegiatan ini. Namun ternyata nggak semudah itu. Kamu telah mencari-cari namun belum terdapat yang sesuai untukmu. Fase bertahan sementaramu pada pekerjaanmu yang kini pun laksana neraka. Pekerjaan dan apa yang menjadi hakmu semakin tak manusiawi lagi. Pikiranmu pun inginkan tak mau berbelah menjadi dua Antara menggali pekerjaan baru dan menuntaskan pekerjaanmu yang sekarang.

6. Karena sesudah resign dan belum dapat kegiatan berarti statusmu pulang menjadi penggangguran, yakin siap dengan dunia yang kejam ini?!


Saat telah resign nanti, statusmu pun bakal ikut berganti. Dari pekerja menjadi pengangguran. Status pengangguran itu buatmu ketakutan sendiri, menilik apa yang dulu anda rasakan paling tak mengenakkan hati. Jadi pengangguran buatmu merasa tak dihargai dan di anggap remeh sama orang-orang dan anda belum siap dengan fakta seperti itu.

Merasakan dilema ketika akan resign tetapi belum mengejar pekerjaan baru memang wajar. Mungkin nyaris sebagian besar orang yang bakal resign menikmati hal tersebut. Tak perlu anda merasa sedih sampai mempengaruhi keseharianmu. Menurut 828bet mungkin anda harus bulatkan tekad dulu dan tidak sedikit minta masukan dari orang-orang yang anda percaya.

Toh bila sudah rezeki, kegiatan yang baru tak bakal kemana.



You may also like

No comments:

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive